Sesiang ini Aku baru bangun karena suara petasan anak dari tetanggaku.
Sejujurnya Aku sedikit kesal karena ulah anak-anak itu.
Mereka bermain petasan yang sangat tidak nyeni. Kalian tau petasan yang 500 perak dapat 10? Yang cuma menghasilkan suara "bledakkk".
Saat suara khas nan mengganggu itu keluar akan disusul dengan ricuh gembira mereka.
Aku pernah ikut dalam acara sakral bermain petasan itu, karena Aku fikir tidaklah adil jika Aku membenci sesuatu yang Aku sendiri belum mengalaminya. Tapiii saat Aku ikut hanya membuat telingaku sakit karena suara dari petasan tersebut bersama bau khas dari asap petasan yang meledak. Serta kertas yang berserakan diatas tanah karena pada dasarnya petasan murah meriah itu terlihat hanya gulungan kertas yang di dalamnya terdapat sedikit serbuk peledak.
Saat moment itu tiba Aku telah memutuskan bahwasanya Aku benar-benar membenci petasan itu. Tanpa mengurangi rasa hormatku kepada buruh pabrik petasan.
26 Mei 2018
Lagi-lagi aku membiarkan tulisanku yang malang ini tertunda. sek aku inget-inget itu kejadian 2 tahun lalu. aku bangun sekitar jam 10an. dan langsung mengkel wkwkkw. orang mah puasa tuh sabar yaa harusnya. ini malah marah2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar