Judulnya : Contoh Wanita yang Tidak Bersyukur
(Judul Baru aku tulis tanggal 29 Juli 2021 Jam 22 : 16) Alias Barusan Banget nih Wakk
Being woman?good or bad?
Jika aku terlahir kembali aku meminta di lahirkan menjadi
seorang pria.
Aku rela menahan sakitnya di sunat. Dari pada harus menahan
sakitnya malam pertama atau sakitnya mengeluarkan daging segar yang suci.
Menjadi wanita itu lebih banyak aturan-aturan yang sangat
amat membebani walaupun setiap wanita berbeda. Tapi aku merasakan menjadi
wanita jawa dan mempunyai keluarga besar yang mana aku harus menjaga nama baik
keluarga dan bla bla bla..
Wanita nakal itu haram.
Laki-laki nakal itu wajar.
Damn it banget sih.
Bukannya aku ingin menjadi wanita yang nakal. Sama sekali
tidak. Jangan sampai ya amit-amit.
Namun aku hanya merasa ruang gerakku sebagai wanita terbatas
tidak seperti laki-laki yang bebas melakukan apa saja.
Ketika wanita ingin melakukan sesuatu ia harus memikirkan 3
hal.
Yang pertama menganalisa apakah sesuatu yang akan dilakukan
berdampak buruk terhadap dirinya dan keluarganya. Dua apakah hal itu dapat
membuat mulut orang-orang di sekitar berbusa?. Dan yang terakhir pantas tidak
jika wanita melakukan hal itu?.
Menjadi wanita itu membosakan. Garing. Kaya upil di dinding
hidung.
Menjadi wanita repot. Ribet. Memusingkan. Pokoknya kurang
sedap lah.
Ketika dia kecil dilarang main layangan atau main bola. Di
sebutnya “tak pantas” itu mainan laki-laki, kau mainan saja barbie atau boneka
sanah.
Ketika dia remaja merasakan sakitnya haid. Mengeluargkan
darah dari kemaluan untuk pertamakalinya. Lalu saat memakai pembalut rasanya tidak nyaman seperti
ada yang mengganjal. Belum lagi nyeri haid.
Kemudian ketika dia mulai besar mengenal pria jatuh cinta.
Kemudian merasakan sakit hati karena pria yang entah siapa. Keluarga bukan
saudara bukan tapi berani-beraninya menyakiti hati seorang perempuan(asieekk)
Lalu ketika menikah, ia hanya menjadi “kendaraan” yang
setiap kali melahirkan akan turun mesin. Tubuhnya yang seperti gitar spanyol
berubah menjadi gendang dangdut.
Cukup mengerikan bukan?
Jadi aku sarankan untuk bapak-bapak yang mempunyai sperma produksilah
sperma laki-laki karena ketika sperma mu perempuan aku tidak mau ia “ngegrunek”
menjadi perempuan.
Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar