Rabu, 28 Juli 2021

Tulisanku pada Juni 2017

 Judulnya : 

Per-JODOH-an

Jodoh?

Apa yang terlintas di pikiranmu saat membaca kata itu?

Jodoh? Yang terlintas dipikiranku saat membaca kata-kata itu adalah “menikah”.

Seseorang yang akan menghabisakan sisa waktu bersamamu selama-lamanya until you die.

Orang bilang jodoh sudah ada yang mengatur yaitu dzat yang maha pengasih dan penyayang.

Tapi aku juga tidak mengerti kenapa masih ada saja perjodohan.

Mungkin bagi kebanyakan orang tua masih takut atau malu ketika anak perempuannya sudah menginjak umur 20an kemudian belum punya pacar atau husband will be.

Umur dua puluh nih menurut mereka umur yang mau tidak mau anak perempuan mereka harus segera menikah.

Aku tau bahwa semua orang tua ingin anaknya bahagia. Ya pasti lah..

Tapi apakah mereka tahu bahwa anak mereka juga mempunyai they own happiness.

Mereka seharusnya mengimani ketentuan bahwa Tuhan menciptakan makhluk itu berpasang-pasangan.

Lalu kenapa mereka masih takut anak perempuan mereka tidak laku? Perawan tua?

Omaygat are you insane?

Perawan adalah keadaan dimana perempuan belum pernah melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis.

Tua adalah keadaan dimana kau sudah keriput atau mempunyai anak. Contoh katanya begini : orang tua(parents).

Perawan Tua?. Kiasan yang aneh.

Banyak cara Tuhan menuliskan kisah menuju pernikahan.

Ada yang harus mengenal 2-4 tahun dulu baru mereka menikah. Adapula yang hanya mengenal 2-5 bulan kemudian mereka memutuskan menikah. Mungkin pula “perjodohan” ini menjadi salah satu dari cara how they getting married.

Aku bukan orang yang menolak perjodohan. Karena aku faham cara tuhan mempertemukan seseorang itu berbeda-beda. Tapi aku tidak suka dengan “perjodohan” ini terkesan “memaksa”. Bagaimana bisa?

Manusia jika mempunyai keinginan pastilah bernafsu atau berusaha untuk mewujudkannya.

Contoh kasarny begini ada lakik suka sama gadis. Si gadis nih belum ingin untuk menikah walaupun umurnya sudah seperempat abad, harusnya sebagai laki-laki yang gentle dia harus siap menerima penolakan-penolakan macam itu. Tidak boleh karena ditolak lantas dia malah mendekati anggota keluarga si gadis itu. Contoh memberi sesuatu kepada Ibu, adik atau saudara-saudaranya yang lain. Hah!! Licik sekali kau ini. Lalu setelah kau memberikan seuatu kepada anggota keluarga lain. Ibu dari si gadis ini mulai merasa berhutang budi kemudian memaksa anak gadisnya untuk kawin dengan lakik ini. Damn man. Jahatnya dikau merenggut kebebasan seorang wanita yang sedang mencari jati dirinya. Aku berkomentar seperti ini menurut sudut pandang perempuan ya.. jadi jika tulisan ini dibaca oleh kaum adam dan ada perbedaan pikiran. Never mind. Cara- cara mendekati anggota keluarga itu bagaimana ya menurut Aku that’s not working. Karena terkadang tidak malah membuat si gadis yang engkau cintai klepek-klepek tapi malah membuat illfell.. kau akau terlihat lemah dan egois wahai pria-pria single.

Di tolak ? ya cari lagi. a simple as that. Perilaku anda sendirilah yang merepotkan kaum hawa macam kita-kita orang ini.

Apalagi pada zaman modern macam sekarang sudah ada emansipasi wanita dimana wanita dapat berkarir seenak jidat mereka.

Wanita juga punya loh cita-cita, mereka punya pemikiran sendiri. Jangan kau fikir wanita hanya ingin menjadi ibu rumah tangga. Mungkin ada sebagian wanita yang berfikir seperti itu. I appreciate that. Itu bagus. tapi bagaimana dengan wanita yang ingin mencari duit dulu? Mungkin wanita itu ingin memberi sesuatu untuk orang tuanya dulu atau membantu adik-adiknya mungkin?. Karena saat wanita “menikah” hidupnya berhenti disitu. Wanita itu barang jualan. Jadi jika sudah di beli, dia sudah sepenuhnya menjadi milik orang. Bahkan orang tuanya yang sudah dengan keringat dan tangis membesarkannya tidak berhak apa-apa lagi.

Jadi pesan saya adalah hargai wanita yang masih ingin membahagiakan orang tuanya.

Aku sangat amat percaya bahwa semua orang di dunia ini mempunyai pasangan

Jangan patahkan semua cita-cita dan harapan seorang wanita hanya karena harus “menikah”.

Sekian..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

first time ketemu camer

Sesuai judulnya Hari ini tanggal 2 juni 2022 Aku ketemu sama calon mertua Uhuuyyyy Kebayang gaaaa sihhhhh gimana excitednya akuuuu Kita liat...